Sunday, July 10, 2016

Menikah apa untungnya?

A. Menapaki Jalan Sunnah
"Menikah adalah sunahku. Barangsiapa enggan melaksanakan sunahku, ia bukan termasuk golonganku. Menikahlah, karena sesungguhnya aku bangga dengan banyaknya jumlah kalian di hadapan seluruh umat. Baransiapa memiliki kemampuan untuk menikah, menikahlah! Dan , barangsiapa belum mampu, hendaklah berpuasa, karena puasa adalah perisai baginya dari berbagai syahwat." (HR.Ibnu Majah)
Menikah adalah menapak di jalan sunah. Karena kita mengikuti sunah Rasulullaah, kita akan mendapatkan pengalaman-pengalaman luar biasa. Dan karena kita mengikuti sunah manusia yang paling ajaib cintanya, kita akan menemukan surga sebelum surga. Baiti Jannati, rumahku syurgaku. Mencintai pasangan halal kita adalah kebahagiaan yang tiada tara.
Kalau kita ikuti sunah Rasulullaah, cinta kita akan menjelma pengorbanan yang indah. Coba liat deh suami-istri di sekeliling kita. Seorang suami yang tatapannya selalu menghangatkan hati sang istri, suka rela memayungi bidadarinya itu, membawakan tasnya, membukakan pintu mobil atau memakaikan helm untuknya.

Kita mungkin tersenyum melihat foto di atas, sebuah pemandangan indah yang terekam kamera seorang journalis di Yaman. Dalam sekejap, ramailah negeri itu. "Cinta memang indah, selalu indah," kata orang-orang.
Lihatlah sekali lagi. Sang suami menatap penuh cinta kepada istrinya. Senyumnya memberikan ketenangan, tangannya menggenggam hangat. Di tengah rintik gerimis, sang istri menenteng sepatunya yang rusak sambil memakai sepatu suaminya yang sedikit kebesaran. Sang suami? Jangankan berjalan tanpa alas kaki, menerjang badai pun akan ia tempuh demi istrinya. Kita tersenyum membayangkan betapa saat itu syurga seakan telah membukakan pintu untuk mereka. Keduanya pasti bersyukur telah menjadi bagian dari keindahan hidup pasangannya.
Cinta memang sanggup mengubah kita menjadi orang  yang gemar melakukan pengorbanan indah. Empat belas abad yang lalu, Rasulullaah mencontohkan hal ini. Di tempat bernama Saddush Shahba, dalam perjalanan menuju Madinah, seperti yang bisa kita simak dalam hadist Imam Bukhari dan Imam Muslim, Rasulullaah yang baru menikah dengan Shafiyyah berboncengan unta dengan istrinya itu. Sebelum naik ke punggung tunggangannya , beliau dengan penuh perhatian menyelimuti bidadarinya itu dengan sehelai kain. Beliau lalu mempersilahkan sang istri naik terlebih dulu. Kemudian, manusia mulia itu merendah di samping unta sambil memberikan lututnya sebagai pijakan bagi sang istri.

Tunggu kelanjutannya ;-)

Promotion

Daftar Isi

Halaqah Cinta
 
Powered by @teladanrasul 
Daftar Isi
Menikah apa untungnya?
  1. Menapaki Jalan Sunnah
  2. Menghindari Diri dari Maksiat
  3. Sebagai Wujud 'Ibadah kepada Allaah
  4. Dua keutamaan untuk Suami & Istri
  5. Mendapatkan Keturunan yang Shaleh & Shalehah 
  6. Menikah itu Menentramkan
Tunggu apa lagi?
  1. Belum punya pekerjaan tetap
  2. Belum dapat izi orangtua 
  3. Parno takut ini-itu
  4. Belum nemu yang cocok
  5. Nggak Pede
  6. Ingin berbakti dulu sama orangtua
  7. Pengalaman buruk di masa lalu
Mau yang terbaik
  1. Perbanyak baca syahadat
  2. 'Ibadah sebanyak-banyaknya
  3. Terus memperbaiki akhlak
  4. Jaga kesehatan
  5. Berlelah-lelah mencari rezeki
  6. Bentuk kebiasaan terbaik
  7. Terus belajar
  8. Tebar kebaikan untuk sesama
Kalau jodoh tak kunjung datang
  1. Lihat sisi terangnya
  2. Hasbunallaah wa ni'mal wakil
  3. Badai pasti berlalu
  4. Jangan lelah berharap!
  5. Jangan bersedih, Allaah bersama kita
  6. Ujian untuk kebaikan kita
  7. Merelakan demi yang terbaik
Mau cepat nikah?
  1. Perbanyak tobat
  2. Kuatkan keyakinan
  3. Perbaiki do'a kita
  4. Bahagiakan orangtua
  5. Mulai nabung
  6. Bantu sesama
  7. Perhatikan penampilan & pergaulan
  8. Mendo'akan teman
  9. Hilangkan ego
Bulatkan tekad
  1. Kalau cinta jangan diam, Kalau siap jangan menunda
  2. Setiap 'amal tergantung niatnya
  3. Sampaikanlah maksud kepada orangtua
  4. Menentukan pilihan
  5. Ta'aruf
  6. Mempertimbangkan lamaran
  7. Khitbah
  8. Akad
  9. Walimah
  10. Mencintai seperti Nabi